Valuasi Ekonomi Wilayah Adat: Teori dan Praktik — Ebook Kajian Kekayaan Ekonomi Masyarakat Adat Nusantara

Oleh: Admin

Rating Admin
Harga Produk : Rp 89.900




Valuasi Ekonomi Wilayah Adat: Teori dan Praktik mengupas bagaimana kekayaan wilayah adat di Indonesia dapat dihitung nilai ekonominya secara ilmiah. Ditulis oleh Stefanus Masiun, Vinsensius Vermy, dan Matius Jon, buku ini memadukan teori pembangunan berbasis kearifan lokal dengan metode Total Economic Value (TEV) untuk mengukur nilai ekonomi, sosial, ekologis, hingga spiritual dari wilayah adat.

Melalui studi kasus mendalam pada Masyarakat Adat Taman Sunsong dan Taman Meragun di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, buku ini menunjukkan bahwa wilayah adat yang selama ini dianggap kurang produktif secara ekonomi justru menyimpan nilai kekayaan yang mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah. Temuan tersebut menjadi argumen kuat dalam mendukung pengakuan, perlindungan, dan pengelolaan berkelanjutan hak-hak masyarakat adat di Indonesia.

Ditulis dengan pendekatan akademis namun tetap mudah dipahami, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, maupun pemerhati masyarakat adat yang ingin memahami valuasi ekonomi wilayah adat secara komprehensif.


Yang Akan Anda Temukan di Dalam Buku

  • Kerangka Self-Determined Development: Menjelaskan konsep pembangunan berbasis kearifan lokal yang berangkat dari kebutuhan dan kekuatan masyarakat adat sendiri.
  • Konsep Environnomic: Mengulas hubungan antara ekonomi sumber daya alam, lingkungan, dan keberlanjutan wilayah adat.
  • Metode Total Economic Value (TEV): Memaparkan instrumen valuasi ekonomi yang mampu mengukur manfaat langsung maupun tidak langsung dari wilayah adat.
  • Perbandingan Kajian Nasional: Menampilkan berbagai studi valuasi wilayah adat di Indonesia, seperti Kesepuhan Karang (Banten), Kajang dan Kaluppini (Sulawesi Selatan), Saureinu (Mentawai), Moi Kelim (Papua Barat), hingga Riam Batu dan Sungai Mawang (Kalimantan Barat).
  • Studi Kasus Taman Sunsong dan Taman Meragun: Menguraikan profil masyarakat adat, metodologi penelitian, serta hasil valuasi ekonomi wilayah adat secara rinci.
  • Sejarah Perjuangan Masyarakat Adat: Membahas perjalanan panjang pengakuan hak masyarakat adat serta lahirnya Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Keunggulan Buku

  • Menggabungkan teori pembangunan berbasis masyarakat adat dengan metode valuasi ekonomi modern.
  • Menyajikan studi kasus nyata mengenai valuasi wilayah adat di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
  • Menjelaskan metode Total Economic Value (TEV) secara sistematis dan mudah dipahami.
  • Membandingkan berbagai hasil penelitian valuasi wilayah adat dari berbagai daerah di Indonesia.
  • Memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pengakuan, perlindungan, dan pengelolaan wilayah adat secara berkelanjutan.

Cocok untuk Siapa?

Buku ini sangat direkomendasikan bagi:

  • Peneliti, akademisi, dan mahasiswa ekonomi lingkungan, kehutanan, antropologi, maupun studi masyarakat adat.
  • Aktivis, pendamping komunitas adat, dan organisasi masyarakat sipil.
  • Pengambil kebijakan di pemerintah daerah maupun lembaga yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam.
  • Praktisi pembangunan berkelanjutan dan konservasi lingkungan.
  • Pembaca umum yang ingin memahami nilai ekonomi di balik perlindungan wilayah adat Indonesia.

Spesifikasi Ebook

  • Judul: Valuasi Ekonomi Wilayah Adat: Teori dan Praktik
  • Penulis: Stefanus Masiun, Vinsensius Vermy, dan Matius Jon
  • Desain Cover & Tata Letak: Diddy S.
  • Penerbit: Sinar Bagawan Khatulistiwa
  • Cetakan: Ke-1, Februari 2023
  • Jumlah Halaman: xii + 180 halaman
  • ISBN: 978-623-5890-15-9
  • Bahasa: Indonesia
  • Format: Ebook (PDF)
  • Kategori: Ekonomi Lingkungan, Masyarakat Adat, Kehutanan, Pembangunan Berkelanjutan

Valuasi Ekonomi Wilayah Adat: Teori dan Praktik memberikan perspektif baru bahwa wilayah adat bukan hanya memiliki nilai budaya dan ekologis, tetapi juga nilai ekonomi yang dapat diukur secara ilmiah. Buku ini menjadi referensi penting untuk memahami hubungan antara pembangunan berkelanjutan, hak masyarakat adat, dan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia.

Cara Mendapatkan: Miliki ebook ini sekarang dan pelajari bagaimana pendekatan ilmiah dapat memperkuat pengakuan terhadap wilayah adat serta menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan.