Perdagangan Menjemput Muhammadiyah ke Katingan: Sejarah Dakwah dan Pendidikan Islam di Kalimantan Tengah

Oleh: Admin

Rating Admin
Harga Produk : Rp 89.000


Bagaimana para pedagang kecil yang berlayar menjajakan garam, gula, dan kain di sungai-sungai pedalaman Kalimantan justru menjadi perantara masuknya gerakan pembaruan Islam terbesar di Indonesia hingga ke hulu Sungai Katingan? Buku "Perdagangan Menjemput Muhammadiyah ke Katingan" mengungkap kisah sejarah yang unik dan jarang terungkap ini secara mendalam dan sistematis.

Sejak tahun 1918, para pedagang atau "pabatangan" di Katingan, Kalimantan Tengah, dengan inisiatif sendiri "menjemput" guru-guru agama dari Pusat Muhammadiyah Yogyakarta untuk dibawa ke Tumbang Senamang dan Tumbang Samba, jauh di hulu Sungai Katingan. Tokoh seperti H. Abdul Manaf, H. Jamain, H. Abdurrahman, dan Aziz Dundang berperan membawa Guru M. Ali, Guru Zawawi, hingga R. Wuhaib Syarkawi ke pedalaman, bersaing sekaligus berdampingan dengan misi zending Kristen dan kepercayaan leluhur Kaharingan yang saat itu masih kuat mengakar.

Ditulis oleh Prof. Dr. H. Rizali Hadi, M.M., guru besar FKIP Universitas Lambung Mangkurat sekaligus alumni SMA Muhammadiyah Tumbang Samba, buku ini disusun dari penelusuran sejarah lisan, dokumen keluarga, dan wawancara mendalam dengan para tetua dan pengurus Muhammadiyah setempat. Buku ini mengangkat dua misi utama Muhammadiyah di Katingan, yaitu misi pendidikan melalui pendirian sekolah-sekolah, dan misi dakwah keagamaan memberantas penyakit "TBC" (Tahayul, Bid'ah, dan Churafat) melalui buku Pamawat berbahasa Dayak Ngaju.


Struktur Pembahasan dalam Buku Ini

  • Bab I Pendahuluan: Keperluan pendidikan dan perdagangan yang membuka isolasi wilayah.
  • Bab II Keadaan Perdagangan di Katingan: Daya tarik dagang dan tokoh-tokoh yang menjemput Muhammadiyah.
  • Bab III Keadaan Pendidikan di Katingan: Persaingan sekolah zending, Islam, dan Muhammadiyah.
  • Bab IV Muhammadiyah dan Pendidikan: Pendirian sekolah hingga gerakan kemerdekaan.
  • Bab V Misi Muhammadiyah: Dakwah tentang tauhid, musyrik, dan kepercayaan lokal.
  • Bab VI SMA Muhammadiyah: Kelanjutan dakwah melalui pendidikan formal.
  • Bab VII Penutup: Refleksi dan pandangan ke masa depan.

Dilengkapi Daftar Bacaan dan Profil Penulis.


Cocok untuk Siapa?

Buku referensi sejarah ini sangat cocok dibaca oleh:

  • Mahasiswa dan akademisi sejarah, pendidikan, serta studi Islam.
  • Warga dan pengurus Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
  • Peneliti sejarah Kalimantan Tengah dan Katingan.
  • Pemerhati dakwah dan pendidikan Islam di pedalaman Nusantara.
  • Masyarakat umum yang tertarik pada sejarah lokal dan kearifan lintas budaya.

Tentang Penulis

Prof. Dr. H. Rizali Hadi, M.M. lahir di Tumbang Samba, Kasongan, Kalimantan Tengah, pada 11 Mei 1951. Ia adalah Guru Besar Ilmu Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, meraih gelar doktor dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dan penerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun dari Presiden RI.


Spesifikasi Buku

  • Judul: Perdagangan Menjemput Muhammadiyah ke Katingan
  • Penulis: Prof. Dr. H. Rizali Hadi, M.M.
  • Penerbit: Lembaga Literasi Dayak (LLD)
  • Cetakan: Pertama, Tangerang, Juli 2018
  • Tebal: xxx + 214 halaman
  • Ukuran cetak asli: 15 x 23 cm
  • ISBN: 978-602-6381-79-8
  • Bahasa: Indonesia
  • Format: E-book (PDF)
  • Genre: Sejarah, Agama, Nonfiksi Akademik

Cara Mendapatkan: Miliki buku digital referensi sejarah ini sekarang, dan telusuri bagaimana jalinan antara dunia dagang dan dunia dakwah membentuk wajah pendidikan serta keislaman di pedalaman Kalimantan Tengah.