Eksploitasi Dayak Masa ke Masa – Buku Digital Sejarah dan Perjuangan Tanah Adat Kalimantan

Oleh: Admin

Rating Admin
Harga Produk : Rp 55.000




"Eksploitasi Dayak Masa ke Masa" adalah buku digital (Ebook PDF) karya Dr. (H.C.) Cornelis, M.H. dan Masri Sareb Putra, M.A. yang mengupas secara tajam sejarah panjang eksploitasi tanah, hutan, dan identitas masyarakat Dayak di Kalimantan. Buku ini menelusuri perjalanan kebijakan sejak penghapusan hak ulayat melalui Domein Verklaring pada masa kolonial Belanda, kriminalisasi praktik adat, hingga kebijakan HPH dan transmigrasi pada era Orde Baru yang dinilai berorientasi Jawa-sentris.

Ditulis dengan prolog oleh Petrus Gunarso, Ph.D., buku ini bukan sekadar catatan sejarah, melainkan sebuah seruan keadilan bagi masyarakat adat Dayak yang selama berabad-abad mengalami marginalisasi di tanah leluhurnya sendiri. Perpaduan pengalaman politik tokoh senior Dayak Kalimantan Barat dan riset akademik peneliti budaya menjadikan buku ini sebagai referensi penting mengenai sejarah, politik, hukum, dan identitas masyarakat Dayak.


Sekilas Isi Buku

Buku setebal 230 halaman ini disusun dalam lima bagian besar yang terdiri atas 18 bab, dengan pembahasan sebagai berikut:

  • Bagian I: Mengulas akar historis kepemilikan hutan, perizinan pemanfaatan hutan, serta kritik terhadap narasi Jawa-sentris dalam ekspansi politik Majapahit ke Kalimantan.
  • Bagian II: Membahas ekologi sebagai arsitek peradaban Dayak, mulai dari sistem ladang berpindah, rumah panjang, hingga kontestasi ruang antara negara, modal, dan masyarakat adat.
  • Bagian III: Mengangkat masa depan Kalimantan, politik identitas Dayak, serta perjuangan hukum atas hutan adat melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012.
  • Bagian IV: Menghadirkan semangat "Dayak Menggugat" yang terinspirasi dari pidato Indonesia Menggugat Bung Karno, termasuk kemenangan konstitusional masyarakat adat atas tanah IKN.
  • Bagian V: Memuat makalah Munas II Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) di Pontianak yang membahas asal-usul Dayak berdasarkan bukti arkeologis, genetik, linguistik, serta tujuh isu besar dan tujuh karakter dasar masyarakat Dayak masa kini.

Buku ini ditutup dengan epilog yang membahas strategi penguasaan kolonial Belanda terhadap wilayah pedalaman Borneo.


Keunggulan Buku

  • Mengupas sejarah eksploitasi tanah, hutan, dan masyarakat Dayak sejak masa kolonial hingga isu pembangunan IKN.
  • Membahas perjuangan hukum masyarakat adat melalui Putusan MK Nomor 35/PUU-X/2012 serta semangat gerakan Dayak Menggugat.
  • Menyajikan kajian ilmiah mengenai asal-usul Dayak berdasarkan arkeologi, genetika, linguistik, dan tradisi lisan.
  • Ditulis oleh tokoh senior Dayak dan akademisi dengan prolog dari pakar kehutanan Petrus Gunarso, Ph.D..
  • Tersedia dalam format digital (PDF) sehingga dapat langsung dibaca melalui HP, tablet, maupun laptop tanpa menunggu proses pengiriman.

Cocok untuk Siapa?

Buku ini sangat direkomendasikan bagi:

  • Akademisi dan mahasiswa hukum agraria, ilmu politik, sejarah, serta studi Kalimantan.
  • Aktivis, pemerhati hak masyarakat adat, dan pegiat lingkungan hidup.
  • Masyarakat Dayak yang ingin memahami sejarah perjuangan mempertahankan tanah dan identitas leluhurnya.
  • Pembaca umum yang tertarik pada isu keadilan sosial, kolonialisme, dan sejarah Indonesia.

Spesifikasi Buku

  • Judul: Eksploitasi Dayak Masa ke Masa
  • Penulis: Dr. (H.C.) Cornelis, M.H. dan Masri Sareb Putra, M.A.
  • Editor: Matius Mardani
  • Penerbit: Lembaga Literasi Dayak (LLD)
  • Cetakan: Cetakan Pertama, Desember 2025
  • Jumlah Halaman: xxvi + 230 halaman
  • ISBN: 978-634-7331-22-9
  • Bahasa: Indonesia
  • Format: Ebook (PDF)
  • Kategori: Sejarah, Politik, dan Budaya Dayak

Cara Mendapatkan: Dapatkan ebook Eksploitasi Dayak Masa ke Masa sekarang juga dan telusuri sejarah panjang perjuangan masyarakat Dayak dalam mempertahankan tanah, hutan, serta identitas budaya mereka dari masa kolonial hingga era modern.