Ebook Ngayau, Misteri Manusia Kepala Merah: Novel Sejarah dan Legenda Dayak Kalimantan
Oleh: Admin
Di kedalaman rimba Kalimantan, ketika mantra tariu dikumandangkan, konon roh-roh leluhur turun merasuki tubuh para pengayau. Kepala mereka berbalut kain merah, mengejar musuh tanpa ampun. Warga Hakka di Pontianak menyebut fenomena itu Cheu Fung Theu, "lari terbirit-birit karena amukan kepala merah". Kisah inilah yang menjadi inti dari novel "Ngayau, Misteri Manusia Kepala Merah", sebuah novel sejarah yang memadukan legenda, budaya Dayak, dan fiksi spekulatif dalam satu cerita yang memikat.
Ditulis oleh R. Masri Sareb Putra dan M.S. Gumelar, novel setebal 387 halaman ini telah mengalami empat kali cetak ulang sejak pertama kali terbit pada tahun 2014. Popularitasnya menjadi bukti bahwa kisah tentang asal-usul, tradisi, dan filosofi masyarakat Dayak tetap relevan serta mampu memikat pembaca lintas generasi.
Berangkat dari riset sejarah, kesaksian tokoh adat, dan kekayaan mitologi Dayak, novel ini menghadirkan ngayau bukan sekadar kisah peperangan, melainkan sebagai bagian dari sistem hukum adat, filosofi kehidupan, serta cara masyarakat Dayak menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan leluhur.
Tentang Buku Ini
Novel ini menghubungkan dua dunia yang tampak berbeda, yaitu peradaban Dayak kuno dan kehidupan seorang gadis keturunan Hakka bernama Mei di Pontianak. Cerita dibuka melalui prolog spekulatif tentang kedatangan imigran Yunan dan Formosa ke tanah Dayak yang dibingkai layaknya kisah pendaratan lintas galaksi, kemudian berkembang menjadi perjalanan epik sepanjang dua puluh satu bab.
Di sepanjang cerita, pembaca diajak menyelami filosofi ngayau, ritual pendirian rumah betang, kesaktian babae dan macatn, legenda Panglima Burung, hingga perjuangan mempertahankan tanah leluhur di tepian Sungai Kapuas. Perpaduan sejarah, budaya, mitologi, dan fiksi membuat novel ini berbeda dari novel sejarah Nusantara pada umumnya.
Keunggulan Buku
- Mengangkat tradisi ngayau secara mendalam sebagai filosofi kehidupan dan sistem hukum adat, bukan sekadar kisah kekerasan.
- Telah mengalami empat kali cetak ulang sejak pertama terbit pada tahun 2014.
- Memadukan sejarah, mitologi Dayak, dan fiksi spekulatif dalam alur cerita yang unik.
- Menghadirkan hubungan lintas budaya antara masyarakat Dayak dan etnis Tionghoa Hakka di Kalimantan Barat.
- Ditulis oleh R. Masri Sareb Putra, salah satu penulis Dayak produktif yang telah menerbitkan puluhan buku.
- Dilengkapi catatan kaki yang menjelaskan istilah adat, etimologi kata ngayau, dan berbagai kosakata budaya Dayak.
Isi Buku
- Prolog – Pesawat Lintas Galaksi: Kisah spekulatif mengenai kedatangan pertama imigran Yunan dan Formosa ke tanah Dayak.
- Dua Puluh Satu Bab Utama: Mengisahkan perjalanan mulai dari Mendirikan Betang, Tariu, Cheu Fung Theu, Sabang Merah, Panglima Burung, Batu Janji, Silih Dosa dan Tragedi Sambas, hingga Perangkap Majapahit dan pertarungan mempertahankan Sungai Kapuas.
- Epilog – Eunomia Mae Kola Jora: Penutup yang merangkum perjalanan cerita dengan makna yang mendalam.
- Setiap bab dilengkapi catatan kaki yang menjelaskan sejarah, filosofi, dan istilah-istilah adat Dayak.
Cocok untuk Siapa?
Novel ini sangat direkomendasikan bagi:
- Pencinta novel sejarah dan fiksi berlatar budaya Nusantara.
- Pembaca yang tertarik pada legenda, mitologi, dan tradisi masyarakat Dayak.
- Mahasiswa dan peneliti budaya, sejarah, antropologi, maupun sastra Kalimantan.
- Komunitas Dayak dan Tionghoa Kalimantan Barat yang ingin memahami kisah lintas budaya.
- Penggemar fiksi spekulatif dengan latar sejarah dan mitologi asli Indonesia.
Spesifikasi Ebook
- Judul: Ngayau, Misteri Manusia Kepala Merah, Cheu Fung Theu
- Penulis: R. Masri Sareb Putra dan M.S. Gumelar
- Penerbit: Essence, Surya University
- Cetakan: Pertama, Maret 2014; Cetakan Keempat, 2022
- Jumlah Halaman: 387 halaman
- Bahasa: Indonesia dengan istilah adat Dayak dan dialek Hakka
- Format: Ebook (PDF)
- Genre: Fiksi Sejarah, Novel Legenda Dayak, Fiksi Spekulatif
- Kategori: Fiksi, Sejarah
Cara Mendapatkan: Miliki ebook Ngayau, Misteri Manusia Kepala Merah, Cheu Fung Theu sekarang dan telusuri kisah epik tentang tradisi, keberanian, dan filosofi masyarakat Dayak yang telah memikat pembaca selama lebih dari satu dekade. File PDF akan dikirimkan setelah pembayaran dikonfirmasi.