Dayak Iban: Dahulu, Sekarang, Masa Depan – Buku Digital Etnografi Suku Iban Kalimantan
Oleh: Admin
Bagaimana sejarah, budaya, dan kepercayaan masyarakat Dayak Iban, salah satu subsuku Dayak terbesar di Pulau Borneo? Buku "Dayak Iban: Dahulu, Sekarang, Masa Depan" karya Paulus Nokus mengupas secara ilmiah namun mudah dipahami tentang asal usul, migrasi, persebaran, bahasa, adat istiadat, hingga pandangan hidup masyarakat Dayak Iban yang tersebar di Kalimantan Barat, Sarawak, dan Brunei Darussalam.
Dengan populasi sekitar 1,3 juta jiwa, masyarakat Dayak Iban merupakan salah satu kelompok etnis terbesar di Kalimantan. Buku ini hadir untuk mengisi minimnya literatur berbahasa Indonesia mengenai Dayak Iban yang selama ini lebih banyak ditulis oleh peneliti dari Malaysia dan Brunei.
Disusun menggunakan pendekatan antropologis dan etnografi, buku ini memadukan berbagai referensi klasik dengan hasil wawancara langsung bersama tokoh-tokoh adat Iban di Sungai Utik, Kapuas Hulu. Pembaca diajak memahami Rumah Panjang sebagai pusat kehidupan masyarakat, tradisi lisan, sistem kepercayaan, hingga konsep kehidupan setelah kematian yang dikenal sebagai Sebayan.
Isi Pembahasan Buku
- Bab I: Membahas panorama umum Dayak Iban, mulai dari hakikat kebudayaan, sejarah, persebaran wilayah, hingga asal usul masyarakat Iban.
- Bab II & III: Mengulas Rumah Panjang (Rumah Panjai) sebagai pusat kehidupan sosial, budaya, dan identitas masyarakat Dayak Iban, beserta tantangan pelestariannya di era modern.
- Bab IV: Membahas tradisi lisan, sistem religi, serta kehidupan spiritual masyarakat Dayak Iban.
- Bab V & VI: Mengupas konsep perjalanan jiwa menuju Sebayan, alam kehidupan setelah kematian, lengkap dengan nilai moral, ganjaran, dan pandangan hidup masyarakat Iban.
- Dilengkapi rujukan etnografi klasik karya Derek Freeman, Benedict Sadin, E.H. Gomes, serta hasil wawancara lapangan dengan tokoh adat Iban di Kapuas Hulu.
Keunggulan Buku
- Mengulas 14 subsuku Iban (Ibanic Group), seperti Kantuk, Seberuang, Ketungau, dan Mualang secara komprehensif.
- Menjelaskan filosofi Rumah Panjang (Rumah Panjai) sebagai pusat kehidupan sosial dan budaya masyarakat Iban.
- Membahas konsep religiositas serta kepercayaan tentang kehidupan setelah kematian (Sebayan) yang masih jarang dibahas dalam literatur berbahasa Indonesia.
- Disusun berdasarkan perpaduan studi pustaka dan wawancara langsung dengan tokoh adat Dayak Iban.
- Format ebook PDF praktis dan dapat dibaca di komputer, tablet, maupun ponsel kapan saja.
Cocok untuk Siapa?
Buku referensi budaya ini sangat cocok dibaca oleh:
- Akademisi, mahasiswa antropologi, dan peneliti budaya Kalimantan.
- Masyarakat Dayak Iban yang ingin mengenal lebih dalam sejarah dan jati diri sukunya.
- Pemerhati budaya serta pelestarian Rumah Panjang dan tradisi Dayak.
- Pembaca umum yang tertarik mempelajari etnografi, budaya, dan kepercayaan tradisional Nusantara.
Spesifikasi Buku
- Judul: Dayak Iban: Dahulu, Sekarang, Masa Depan
- Penulis: Paulus Nokus
- Penerbit: Lembaga Literasi Dayak (LLD)
- Cetakan: Cetakan Ke-1, Mei 2018
- ISBN: 978-602-6381-53-8
- Jumlah Halaman: viii + 153 halaman
- Format: Ebook (PDF)
- Bahasa: Indonesia
- Kategori: Antropologi, Sejarah dan Budaya Dayak, Etnografi
Cara Mendapatkan: Miliki ebook Dayak Iban: Dahulu, Sekarang, Masa Depan sekarang juga dan telusuri sejarah, budaya, Rumah Panjang, hingga sistem kepercayaan salah satu subsuku Dayak terbesar di Pulau Borneo. File ebook PDF akan dikirimkan setelah pembayaran dikonfirmasi.